Blogger Reporter dan Gogobli.com Gelar Pelatihan "Dubbing & Voice Over" bersama Kak Agus Nurhasan

Oleh:   hazmi SRONDOL hazmi SRONDOL   |   12.51


“Hani, Ini beneran yang jadi Suneo dan Pria Bertopi Kuning di kartun Curiose George?” tanya saya ke Hanisah Sukmawati, salah satu admin saat menyodorkan profile Kak Agus Nurhasan untuk menjadi narasumber pelatihan.
“Iya, beneran, mas” jawab Hani sambil tertawa.

Ya, saya memang agak kaget. Sebagai generasi film boneka Si Unyil-- gambaran saya tentang sosok pengisi suara dibelakang sebuah film biasanya tidak jauh berbeda dengan tokoh yang disulih suarakan. Misalnya tokoh pak Raden, ya sosok non bonekanya juga berkumis tebal dan bersuara berat. Pak Ogah pun tidak jauh berbeda. Saat berupa boneka mau pun aslinya, sama-sama botaknya.

Bahkan tahun 2016 yang lalu, saat pembuatan film animasi “Moana”, pengisi suara Moana dan Maui pun tidak jauh berbeda. Auli'i Cravalho sangat mirip sosok Moana dan Dwayne Douglas Johnson alias The Rock pun tak jauh berbeda dengan gambaran sosok Maui yang kekar dan bertatto.

“Loh, dubber yang profesional dan sukses malah harus begitu, mas. Tidak mesti menyesuaikan fisik dubber dengan tokohnya.” jelas Hani sambil tetap menahan tawa.

Ya, akhirnya saya pun sepakat. Inhouse Training BRid (Blogger Reporter Indonesia) kali ini diputuskan untuk mengangkat tema “Dubbing dan Voice Over” saja.

Penulis (Hazmi Srondol) dan Kak Agus sang Dubber
Banyak alasan yang membuat kami mendahulukan tematik ini. Dari sisi perkembangan dunia digital, khususnya Vlogging yang juga merupakan bagian dari dunia blogging pun sudah sangat mendesak untuk dilakukan pelatihan ini. Saya mempunyai pengalaman saat vlogging dan hasil suaranya berantakan karena noise dari lingkungan shooting sangat buruk. Bulu-bulu peredam mic kamera kurang berhasil berkerja.

Alhasil, saya pun saat itu harus membuang suara asli kamera dan diisi suara dubbing sendiri. Agak kerepotan memang saat itu. Tekniknya masih otodidak dan asal-asalan,

Dari sisi karir pun sangat menggiurkan. Menurut kak Agus Nurhasan, di Indonesia paling banyak hanya sekitar 100 dubber profesional--padahal kebutuhan jauh lebih banyak. Ada ratusan film kartun dan sinetron luar negeri yang terus masuk dan berdatangan.

Sampai-sampai, saat kak Agus memberikan file presentasi-- terdapat video tentang Hana Bahagiana yang sampai menyulih suara 3 karakter sekaligus dalam satu film. Walah!

Akhirnya, dengan rasa keingin tahuan yang besar ini-- acara #InhouseTrainingBRID pun digelar. Acara yang bertempat di Wisma RIAT, Cawang, Jakarta Barat tepat pada tanggal 12 Agustus 2017 ini pun di mulai dengan sambutan dari ibu Amy Atmanto. Designer kondang sekaligus pendiri Yayasan RIAT (Rumah Internet Atmanto) dan salah satu sponsor acara.

“Kami dari Yayasan RIAT selalu menyambut baik kegiatan Blogger Reporter Indonesia sebagai wadah untuk menyalurkan minat terhadap jurnalistik dalam kapasitas sebagai blogger. Teruslah berkarya dan jangan lupa untuk selalu memperdalam karya jurnalistik yang lebih dalam. Bisa belajar pada ahlinya maupun otodidak.”

Sambutan Ibu Amy Atmanto , ketua Yayasan RIAT (Rumah Internet Atmanto)
“Yayasan RIAT mewadahi edukasi dalam dunia literasi dan TIK bagi para penyandang tunanetra. Bagi siapapun kami membuka kerja sama dan kolaborasi untuk mencapai tujuan untuk kebaikan bersama.”

Setelah itu, acara acara yang dinanti-nantikan pun datang. Kak Agus Nurhasan, dubber profesional yang mempunyai jam terbang sangat tinggi ini pun berbagi ilmunya. Ditemani oleh Admin Brid Hani-- pelatihan bergaya talk show ini pun dimulai.

Profil Kak Agus dalam dunia dubber pun dipaparkan. Wah, banyak sekali. Berikut list film animasi yang pernah dan masih disulih suarakan oleh kak Agus:

- Pria Bertopi Kuning (Curious George)
- Suneo (Doraemon | 2006-2008)
- Fujiwara Sai (Hikaru No Go)
- Dark (DN Angle)
- Narator NatGeo
- VO Advertorial
- etc

Nah, makin menarik-- pelatihan ini bukan hanya diisi paparan lisan saja. Namun terdapat latihan fisik dan prakteknya.

Paling membingungkan adalah saat latihan olah nafas. Saat latihan, nafas ditarik, ditahan di perut lalu dikeluarkan sampai kempis. Dilakukan berulang-ulang seperti sedang latihan silat tenaga dalam. Hanya pas pelaksanaan teknis, cara nafasnya terbalik. Saat mengeluarkan suara, agar “power” nya lebih kuat maka nafas digelembungkan di perut.

Kak Agus mengajarkan olah nafas


Sempat kagok karena biasanya saat mengucapkan kata, nafas diperut biasa dihabiskan. Nah, saking penasarannya, apakah tehnik ini serius atau tidak-- saat sesi santai, Hani yang juga berprofesi sebagai dubber di televisi swasta menunjukan saat perutnya menggelembung di depan rekan-rekan blogger. Saya rasa, semua rekan blogger terkejut dan melongo. Saya pun yang mendadak melihat gelembung udara di perut hani pun begitu. Wow…

Saat paling memalukan adalah saat praktek menjadi dubber. Saya mendapat bagian sebagai pak Joko yang kepengin kawin lagi. Hadeh. Direkam dan di share pula oleh teh Ani Berta. Terpaksa pakai jurus muka badak agar tidak terlalu malu. Hihihi…

Akhirnya, sesi pelatihan pun usai. Ditutup dengan bagi bagi hadiah dan goody bag.

Untuk hadiah live tweet, pihak sponsor Pilo-Pilo memberikan beberapa bantal untuk pemenang lomba. Bantalnya edisi khusus, yaitu berlogo “Blogger Reporter Indonesia”. Sebagai founder, saya naksir berat bantal ini. Mesti beli secepatnya, soalnya produk sponsor sudah jadi milik pemenang lomba. Hehehe…

Nah terakhir, sebelum pulang para peserta mendapatkan goody bag yang sangat menarik dan berharga. Seperangkat produk kecantikan dan kesehatan yang di support oleh situs e-commerce Gogobli.com lengkap dalam satu bag nya.

Gogobli.com sendiri adalah Toko online yang bergerak di lingkup kesehatan dan kecantikan. Berdiri sejak tahun 2011 dan kami dipercaya di seluruh indonesia sebagai pilihan utama dan terpercaya dalam berbelanja online. Khususnya dalam produk kesehatan dan kecantikan.

goody bag dari Gogobli.com


Gogobli.com hanya menjual produk dengan merk dan reputasi yang baik dan yang paling penting adalah telah terdaftar di Badan pengawasan Obat dan Makanan Indonesia sehingga semua produk yang dibeli di Gogobli aman untuk dikonsumsi dan digunakan. Dimaraknya penipuan online, Gogobli bukan penipu.

Untuk detail isi goody bag, akan saya coba bahas terpisah di artikel lainnya.

Sekian dan selamat menjadi dubber masa depan Indonesia. :D

Penulis,
Hazmi Srondol
Founder of Blogger Reporter Indonesia

Posting Komentar