Review Telur Asin Minimarket Vs Asli Brebes

Oleh:   hazmi SRONDOL hazmi SRONDOL   |   18.02
Mendadak lidah kemreces pengen telor asin Brebes. Berhubung untuk menuju Brebes membutuhkan waktu sekita 4-5 jam dari rumah, walau naik jalan tol--terpaksa untuk menghilangkan ngiler saya menuju ke mini market terdekat.

Lumayan, disana tersedia satu paket yang isinya dua telor asin. Telur asin ini diproduksi oleh sebuah CV dari Tangerang. Harga eceran perbiji 4500. Untuk reviewnya sebagai berikut:

1. BENTUK
Sama seperti telur Brebes. Bulet lonjong dengan warna biru toska. Tidak kekecilan seperti telur ayam petelur apalagi ayam kampung. Tidak kebesaran seperti telor mentoq (itik manila) atau angsa. Pas dan akurat.

2. STEMPEL
Versi telur asin mini market tidak ada stempel khas telur asin Brebes. Adanya stiker kecil dengan tulisan MS. Ibarat preman, nggak pakai tatto permanen, hanya pakai tatto tempel.
Stiker, bukan stempel (dok. Hazmi Srondol)
3. WARNA DALAM
Telur mini market warnanya sudah mirip yang di Brebes. Kuning agak kecoklatan. Tanda ada proses pengabuan. Namun dilihat dari hasilnya yang bagian putih tidak seakan-akan berlapis, dan tengah telurnya tidak mengeluarkan cairan kuning kental--proses pengabuan sepertinya hanya 5-7 hari. Sedangkan telor brebes 12 sd 14 hari. Bahkan pada edisi khusus full kolesterol bisa sampai 21 hari.

Namun ini jauh lebih baik drpd telur asin yang dijual di pinggir stasiun yang dalamnya tetap berwarna putih. Tanda membuat telor asinnya tanpa melalui proses pengabuan. Hanya direbus dengan air garam.

4. RASA
Telur asin ini sudah sesuai standar rasa telur asin brebes. Skala kemiripan rasa 75% dari versi brebes. Lumayan dari pada versi telur asin pinggiran stasiun yang paling mentok kemiripannya rasanya 30%.

Jika dinilai dalam  khazanah per-telorasin-an, ada istilah masir untuk rasa dan tekstur dari kuning telornya. Menurut penilaian saya, derajat ke-masir-an telur asin versi mini market ini adalah 70% dibanding telur asin Brebes asli.

Demikian review kali ini. Selamat malam minggu bagi yang sudah ada pasangannya.

Salam,
Hazmi Srondol - Blogger

Posting Komentar