Responsive Ad Slot

Latest

Sports

Gossip

Covered

Kretek Cak Nun

Jumat, 22 Mei 2015

Dalam urusan politik, saya tetap saklek berada dibarisan Prabowo Subianto. Karena dimata saya, beliau sangat paham dasar-dasar masalah bangsa ini beserta paket solusinya. Dari beliau pula, saya merasa sedang digojlok dan serasa sedang kuliah gratis ilmu IPOLEKSUSBUDHANKAMNAS.

Namun, ada satu sisi kecil yang dengan terpaksa saya berbeda haluan dengan beliau bahkan dengan Jokoi sekalipun. yaitu soal rokok kretek.

Ya, walau sudah terbukti cukai kretek nasional mencapai +/- 150 Trilyun rupiah, setengah dari anggaran subsidi BBM premium 2014. Baik Prabowo dan Jokoi tetap sama-sama tidak penikmat khasanah cita rasa leluhur ini. Sudah begitu, Pak Hatta dan pak JK juga sama-saja. Sama-sama tak kenal asbak di rumahnya. Klop mereka berempat ini.

Dan untuk hal rasa ajaib ini, saya berpanutan kepada Cak Nun--"orang pinter" yang tak pernah mau disebut "ustadz". Kaya ilmu tapi tidak pernah pasang tarif. mungkin kalau pasang harga, beliau tahu nggak ada yang mampu bayar cucuran ilmu dari beliau.

Lalu bahagialah hati saya ketika pagi ini saya membuka salah satu ceramah KENDURI CINTA-nya Cak Nun yang disandingkan presiden "Jancuker" Sudjiwo Tedjo. Disana terlihat Cak Nun menyalakan sebuah warisan budaya bangsa dengan rileksnya....

Kekidot di link ini, menit 5:36 dst....


[embed]https://www.youtube.com/watch?v=JEJG3oL39Lk[/embed]




***

Hazmi Srondol
Posting Komentar
Don't Miss