Kolaborasi Intelejen "Five Eyes" & Bukti Keberadaannya di Pilpres 2014

Oleh:   hazmi SRONDOL hazmi SRONDOL   |   19.04
KOLABORASI INTELEJEN "FIVE EYES" & BUKTI KEBERADAANNYA DI PILPRES 2014

Dalam tulisan lama, saya sudah pernah membahas soal kolaborasi intelejen dunia yang disebut "five eyes" dengan link sebagai berikut:

http://m.kompasiana.com/post/read/612117/1/error-roy-suryo-kumat-tuduh-indosat-menyadap.html

Saat itu, banyak yang menyangsikan bahkan menganggap saya mengada-ada. Untuk mempersingkat, kutipan artikel tsb adalah sbb:

Jika dihubungkan dengan operasi intelejen “Five Eyes” yang melibatkan lima negara yaitu Amerika, UK (Inggris), Australia, Canada dan New Zealand dengan misi pelacakan"siapapun, dimanapun, kapan saja” yang salah satunya mempergunakan jaringan kabel optik bawah laut SEA-ME-WE 3 dan 4, terlihat jelas dimana satu titik simpul pos kampling wilayah yang bernama : Singapore!

----
Nah, sekarang Australia mulai bongkar-bongkar sendiri hasil kerjaan "five eyes" ini dan akan disebar di wikileaks.

Sepertinya jadi ujian konsistensi Jokowi perihal hukuman mati pengedar narkoba di Bali. Mari kita tonton bersama-sama dan sedikit saya bagi broadcast message yang saya terima baru-baru ini:

-----
Eng ing eng... Becik ketitik, ala ketara.

http://sp.beritasatu.com/home/wikileaks-klaim-siap-bongkar-percakapan-jokowi-saat-pilpres/80376

Mata-mata Australia menyadap percakapan telepon selular dan data publik serta pejabat Indonesia melalui jaringan telepon selular terbesar, Telkomsel. Hal itu terungkap dari bocoran dokumen rahasia milik bekas kontraktor NSA, Edward Joseph Snowden yang nantinya akan diungkap oleh WikiLeaks.

Salah satu hasil sadap yang akan dibuka oleh wikiLeaks adalah percakapan Jokowi dengan beberapa pihak saat pilpres 2014. Bocoran Snowden tentang ulah mata-mata Australia itu diterbitkan Kamis (5/3/2015) di Selandia Baru.

Menurut dokumen rahasia Snowden, badan spionase elektronik Australia, yakni Australian Signals Directorate (ASD) telah bekerjasama dengan Biro Keamanan dan Komunikasi Selandia Baru (GCSB) untuk menyadap jaringan telekomunikasi di seluruh Indonesia dan Pasifik Selatan.

----
MERDEKA!

Posting Komentar